Archive for Fiqh

Ternyata Tetap Sah Niat Wudhu Tertukar Niat Mandi Wajib

Beberapa kali saya penah mengalami kejadian ini. Ketika saya mau wudhu, kok niatnya [dalam hati] tertukar niat mau mandi wajib. Memang sih, bedanya tipis kali ya, cuma beda pada ‘mengangkat hadast kecil‘ pada wudhu, dan ‘mengangkat hadast besar‘ pada mandi wajib. 🙂 Bedanya hanya pada ‘besar dan kecil‘.

Kalo penyanyi legendaris Iwan Fals bernah bersenandung dalam lagunya bertajuk ‘Besar dan Kecil‘, ‘Apa bedanya Besar dan Kecil. Semua itu hanya sebutan‘, mungkin karena maknanya yang berbeda. Perbedaan besar dan kecil pada niat ini, tenyata mempunyai kaidah hukum yang berbeda juga.  🙂

Kejadian ini menjadi pekerjaan rumah bagi saya, apa sih hukumnya [dalam kaidah hukum fiqh], kalo niat wudhu tertukar dengan niat untuk mandi wajib? Sebagai orang awam dalam masalah agama, saya pun mencoba mencari jawabannya.

Akhirnya baru-baru ini saya mendapatkan jawabannya dalam suatu majelis. Nara sumber menjelaskan bahwa tetap sah jika niat wudhu tertukar dengan niat mandi wajib (janabah), asalkan ini bukan kesengajaan dan untuk bercanda-canda.

Sekarang saya tidak ada keraguan lagi jika suatu saat nanti niat wudhu tertukar lagi dengan niat mandi wajib. Secara hukum fiqh ini tetap sah, asalkan ini bukan kesengajaan dan untuk bercanda-canda. -tyn-

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar