Merasakan Sinyal Radar Hati

Hati manusia dianugerahi Allah SWT kemampuan (kepekaan) mendeteksi sesuatu, apakah merupakan suatu kebaikan atau dosa. Pernahkah Anda merasakan sinyal radar hati ini? Anda ingin merasakannya? Misalnya dalam pergaulan sehari-hari; senyum dan cemberut lebih baik mana?

Cobalah bersikap rileks. Tenangkan pikiran sejenak. Ambil napas dalam-dalam. Rasakan hati yang tenang.

Sekarang tersenyumlah. Apa yang anda rasakan? Sekali lagi tersenyumlah yang paling manis. Rasakan lebih dalam.

Kemudian coba pasang wajah cemberut. Rasakan. Sekali lagi, tekuk wajah dan cemberutlah. Rasakan lebih dalam. Coba ingat-ingat apa yang Anda rasakan itu.

Bandingkan, senyum dengan cemberut lebih nyaman yang mana? Kita akan merasakan senyum sesungguhnya lebih nikmat. Melapangkan dada. Sedangkan cemberut membuat kita lelah. Hati ini terasa sempit.

Senyum memang lebih baik dari cemberut. Senyum akan menyehatkan jiwa kita. Kita pun diperintahkan untuk memperbanyak senyum. Bukankah senyum itu sedekah! Sedangkan cemberut hanya akan menekan jiwa kita. Bisa melukai hati dan juga hati orang lain. -tyn-

Tinggalkan sebuah Komentar